Suksesnya Pelaksanaan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami (SLGS) di Desa Cikawungading

Hari Selasa, tanggal 30 April 2024, menjadi momen penting bagi warga Desa Cikawungading, karena dilaksanakannya Sekolah Lapang Gempa dan Tsunami (SLGS). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami. Berikut adalah rangkuman kegiatan dan manfaat dari pelaksanaan SLGS tersebut.

Kegiatan SLGS Hari Selasa, 30 April 2024

Pada hari tersebut, Para Tamu Undangan dan Instansi terkait berkumpul di lokasi yang telah ditentukan yaitu GOR Desa Cikawungading untuk mengikuti pelatihan dan simulasi SLGS. Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugiato turut hadir dan Membuka Secara Resmi Kegiatan tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan Oleh BMKG yang bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Tasikmalaya dan Pemerintah Desa Cikawungading.

Berbagai kegiatan dilakukan, antara lain:

  1. Pemaparan Materi Penting: Tim ahli memberikan pemahaman yang mendalam mengenai tanda-tanda awal gempa bumi dan tsunami, tempat perlindungan yang aman, serta teknik pertolongan pertama.
  2. Simulasi Evakuasi: Warga desa aktif terlibat dalam simulasi evakuasi, di mana mereka belajar untuk mengidentifikasi rute evakuasi yang aman dan mengaplikasikan prosedur evakuasi dengan tepat.
  3. Pertunjukan Alat Penanggulangan Darurat: Tim penyelamat memperlihatkan penggunaan alat-alat penanggulangan darurat seperti perahu karet, pelampung, dan lainnya untuk situasi darurat.
  4. Diskusi dan Tanya Jawab: Kesempatan diberikan kepada warga untuk bertanya langsung dan berdiskusi mengenai langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi bencana alam.

Manfaat Pelaksanaan SLGS

  1. Peningkatan Pengetahuan: Warga desa memperoleh pengetahuan baru mengenai tindakan darurat yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi dan tsunami.
  2. Kesiapsiagaan Lebih Baik: Melalui simulasi dan latihan, kesiapsiagaan warga desa dalam menghadapi situasi darurat meningkat secara signifikan.
  3. Kerjasama Tim: Pelaksanaan SLGS memperkuat kerja sama dan koordinasi antara warga desa, tim penyelamat, dan pihak berwenang dalam menghadapi bencana alam.
  4. Pemberdayaan Masyarakat: Warga desa merasa lebih percaya diri dan mampu mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menyelamatkan diri dan orang lain dalam situasi darurat.

Kesimpulan

Pelaksanaan Sekolah Lapang Gempa dan Tsunami (SLGS) pada hari Selasa, tanggal 30 April 2024, merupakan langkah penting dalam mempersiapkan desa Cikawungading dan sekitarnya menghadapi ancaman bencana alam. Dengan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan yang diperoleh melalui program ini, kita dapat menjadi komunitas yang lebih tangguh dan aman. Teruslah berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan yang memperkuat kesadaran dan persiapan menghadapi bencana. Bersama, kita bisa menjaga keselamatan dan keamanan desa kita!

Untuk Peta Wilayah Evakuasi Tsunami di Desa Cikawungading bisa lihat Disini

Materi dalam kegiatan tersebut sebagai berikut :

https://drive.google.com/file/d/1UXACnzyjZPYPUHHy1lUXMiWSsqq4I82N/view?usp=sharing

https://drive.google.com/file/d/1OrB-Vd7X73FwbGzHkPJljTGbkW1jg0si/view?usp=sharing

https://docs.google.com/presentation/d/e/2PACX-1vRUkbQoPadIuFWxEGbCRmTFlE27LyE8NHYttn04S9DFND1oWFrRtUaBcv80ddRF8_FjoZZ5T5AudTfJ/pub?start=true&loop=true&delayms=3000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!